Sejarah Pia Lotus

Inspirasi


Pia Lotus terinspirasi ketika pemilik menikmati kue pia original dari Tiongkok yang rasanya enak tapi merasa ada yang kurang dan akhirnya pemilik ingin membuat pia versinya sendiri. Pemilik ingat kalau dulu ibunya sering membuatkan pia waktu dia kecil. Dia lalu mencari dan menemukan resep kuno di lemari ibu-nya. Dia coba resep itu, modifikasi, coba, modifikasi, terus menerus dan akhirnya tercipta pia yang rasanya pas dan nikmat sesuai dengan yang dia inginkan. Dia cobakan pia tersebut ke teman-teman dan kerabat. Daaannn..
Banyak yang bilang enak poool! Lezat! Yummy! Mantab! Mau lagi dooong... Maka pemilik ingin agar semua orang bisa merasakan pia nikmat racikannya itu. Karena ibunya menjual berbagai macam kue pastry dengan merk Lotus, maka akhirnya pia nikmat tersebut diberi nama Pia Lotus. Pertama kali dipasarkan di kota Malang pada akhir tahun 2014 dalam rasa kacang hijau. Kemudian terus berkembang dan saat ini tersedia 3 macam rasa Pia Lotus yakni Pia Kacang Hijau, Pia Keju, dan Pia Cokelat.

Produksi


Pia Lotus dibuat dengan cara tradisional sehingga produksi setiap harinya terbatas. Setelah matang, pia langsung dikemas untuk memastikan agar pembeli dapat menikmati pia yang masih fresh from the oven! Pia Lotus dikemas dalam individual pack agar terjaga kualitasnya. Karena berasal dari resep kuno, Pia Lotus tidak mengandung bahan pengawet dan bahan kimia lain. Bahan dasar yang dipilih pun menggunakan bahan premium terbaik di kelasnya. Mau kue pia premium tanpa pengawet? Ya Pia Lotus! Pastikan untuk pesan lebih dahulu karena Pia Lotus hanya dibuat sesuai orderan setiap harinya.

Pia Lotus berdiameter ±8 cm. Tiap pia dikemas sendiri-sendiri. Pia rasa kacang hijau dapat bertahan maksimal 10 hari, sedangkan rasa keju dan cokelat bisa bertahan sampai 14 hari.